📸 12 foto
Masjid Menara Layur: Jejak Islam & Perdagangan Maritim Semarang - 1
Masjid Menara Layur: Jejak Islam & Perdagangan Maritim Semarang - 2
Masjid Menara Layur: Jejak Islam & Perdagangan Maritim Semarang - 3
Masjid Menara Layur: Jejak Islam & Perdagangan Maritim Semarang - 4
Masjid Menara Layur: Jejak Islam & Perdagangan Maritim Semarang - 5
Masjid Menara Layur: Jejak Islam & Perdagangan Maritim Semarang - 6
Masjid Menara Layur: Jejak Islam & Perdagangan Maritim Semarang - 7
Masjid Menara Layur: Jejak Islam & Perdagangan Maritim Semarang - 8
Masjid Menara Layur: Jejak Islam & Perdagangan Maritim Semarang - 9
Masjid Menara Layur: Jejak Islam & Perdagangan Maritim Semarang - 10
Masjid Menara Layur: Jejak Islam & Perdagangan Maritim Semarang - 11
Masjid Menara Layur: Jejak Islam & Perdagangan Maritim Semarang - 12
1/12
👤

MasjidMenaraLayur

📅 15/07/2025

Masjid Menara Layur: Jejak Islam & Perdagangan Maritim Semarang

Masjid Menara Layur merupakan salah satu masjid bersejarah di Kota Semarang yang dibangun pada awal abad ke-19 oleh komunitas saudagar Arab. Masjid ini memiliki tugas utama sebagai pusat kegiatan keagamaan, pendidikan Islam, dan pelestarian tradisi keislaman lokal. Selain menjalankan fungsi ibadah, Masjid Menara Layur juga berperan sebagai ruang interaksi sosial yang merefleksikan akulturasi budaya Arab dan Jawa, serta menjadi media pewarisan nilai-nilai sejarah penyebaran Islam di wilayah pesisir utara Jawa. Statusnya sebagai cagar budaya memperkuat perannya dalam menjaga kontinuitas identitas religius dan kebudayaan masyarakat setempat.

🖼️ PNG 📁 7.79 MB
📸 11 foto
Geger Kaligawe: Perlawanan Tukang Gerobak Melawan Penjajahan Belanda Di Tahun 1935 - 1
Geger Kaligawe: Perlawanan Tukang Gerobak Melawan Penjajahan Belanda Di Tahun 1935 - 2
Geger Kaligawe: Perlawanan Tukang Gerobak Melawan Penjajahan Belanda Di Tahun 1935 - 3
Geger Kaligawe: Perlawanan Tukang Gerobak Melawan Penjajahan Belanda Di Tahun 1935 - 4
Geger Kaligawe: Perlawanan Tukang Gerobak Melawan Penjajahan Belanda Di Tahun 1935 - 5
Geger Kaligawe: Perlawanan Tukang Gerobak Melawan Penjajahan Belanda Di Tahun 1935 - 6
Geger Kaligawe: Perlawanan Tukang Gerobak Melawan Penjajahan Belanda Di Tahun 1935 - 7
Geger Kaligawe: Perlawanan Tukang Gerobak Melawan Penjajahan Belanda Di Tahun 1935 - 8
Geger Kaligawe: Perlawanan Tukang Gerobak Melawan Penjajahan Belanda Di Tahun 1935 - 9
Geger Kaligawe: Perlawanan Tukang Gerobak Melawan Penjajahan Belanda Di Tahun 1935 - 10
Geger Kaligawe: Perlawanan Tukang Gerobak Melawan Penjajahan Belanda Di Tahun 1935 - 11
1/11
👤

GegerKaligawe

📅 13/07/2025

Geger Kaligawe: Perlawanan Tukang Gerobak Melawan Penjajahan Belanda Di Tahun 1935

Geger Kaligawe adalah peristiwa perlawanan rakyat kecil, khususnya para tukang gerobak, terhadap kebijakan pajak yang diterapkan oleh pemerintah kolonial Belanda di wilayah Kaligawe, Semarang, pada 4 Februari 1935. Peristiwa ini bermula dari keresahan para tukang gerobak yang dipaksa membayar pajak masuk di pos perbatasan Kaligawe, padahal mereka hidup dalam kondisi ekonomi yang sangat sulit.

Merasa tertindas, para tukang gerobak yang dipimpin oleh Soekaini (Sukaeni) berkumpul dan merencanakan aksi perlawanan. Mereka didukung oleh tokoh spiritual bernama R. Ahmad, yang membagikan jimat sebagai bentuk perlindungan spiritual. Pada hari puncaknya, para tukang gerobak menyerbu pos polisi Kaligawe dengan membawa senjata tajam. Dalam bentrokan tersebut, tiga petugas kolonial tewas, dan satu tukang gerobak gugur.

Setelah peristiwa tersebut, pemerintah kolonial bertindak keras dengan menangkap dan mengadili ratusan tukang gerobak. Soekaini dijatuhi hukuman penjara selama 12 tahun. Meskipun gerakan ini ditumpas, Geger Kaligawe dikenang sebagai simbol keberanian rakyat kecil melawan penindasan dan ketidakadilan, serta menjadi bagian penting dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia.

🖼️ PNG 📁 11.37 MB
📸 10 foto
Reservoir Siranda Sebagai Saksi Bisu Pertempuran 5 Hari di Semarang - 1
Reservoir Siranda Sebagai Saksi Bisu Pertempuran 5 Hari di Semarang - 2
Reservoir Siranda Sebagai Saksi Bisu Pertempuran 5 Hari di Semarang - 3
Reservoir Siranda Sebagai Saksi Bisu Pertempuran 5 Hari di Semarang - 4
Reservoir Siranda Sebagai Saksi Bisu Pertempuran 5 Hari di Semarang - 5
Reservoir Siranda Sebagai Saksi Bisu Pertempuran 5 Hari di Semarang - 6
Reservoir Siranda Sebagai Saksi Bisu Pertempuran 5 Hari di Semarang - 7
Reservoir Siranda Sebagai Saksi Bisu Pertempuran 5 Hari di Semarang - 8
Reservoir Siranda Sebagai Saksi Bisu Pertempuran 5 Hari di Semarang - 9
Reservoir Siranda Sebagai Saksi Bisu Pertempuran 5 Hari di Semarang - 10
1/10
👤

ReservoirSiranda

📅 13/07/2025

Reservoir Siranda Sebagai Saksi Bisu Pertempuran 5 Hari di Semarang

Reservoir Siranda merupakan fasilitas penampungan air yang dibangun oleh pemerintah kolonial Belanda pada awal abad ke-20, diperkirakan antara tahun 1912 hingga 1923, untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Kota Semarang. Sumber airnya berasal dari daerah Gunung Pati dan dialirkan ke wilayah Simpang Lima, Jalan Pemuda, Kota Lama, dan kawasan pelabuhan lama Mberok. Hingga kini, Reservoir Siranda masih difungsikan sebagai bagian dari sistem distribusi air PDAM Kota Semarang serta menjadi saksi bisu pertempuran lima hari melawan tentara Jepang pada 1945.

🖼️ PNG 📁 19.03 MB
📸 11 foto
Infografis Gedung Sarekat Islam Semarang - 1
Infografis Gedung Sarekat Islam Semarang - 2
Infografis Gedung Sarekat Islam Semarang - 3
Infografis Gedung Sarekat Islam Semarang - 4
Infografis Gedung Sarekat Islam Semarang - 5
Infografis Gedung Sarekat Islam Semarang - 6
Infografis Gedung Sarekat Islam Semarang - 7
Infografis Gedung Sarekat Islam Semarang - 8
Infografis Gedung Sarekat Islam Semarang - 9
Infografis Gedung Sarekat Islam Semarang - 10
Infografis Gedung Sarekat Islam Semarang - 11
1/11
👤

GedungSarekatIslamSemarang

📅 12/07/2025

Infografis Gedung Sarekat Islam Semarang

Infografis ini dibuat untuk menyajikan informasi mengenai Gedung Sarekat Islam Semarang. Gedung ini merupakan sebuah bangunan bersejarah yang memiliki peran penting dalam pergerakan nasional Indonesia. Gedung yang dibangun pada awal abad ke-20 dan menjadi markas utama Sarekat Islam (SI) cabang Semarang, yang dikenal aktif dalam memperjuangkan hak-hak kaum pribumi terhadap ketidakadilan kolonial. Dalam infografis ini, ditampilkan latar belakang pendirian gedung, tokoh-tokoh penting yang pernah beraktivitas di dalamnya, struktur bangunan, dan lainnya. Visual infografis mencakup dokumentasi bangunan, timeline aktivitas Sarekat Islam di Semarang. Selain itu, ditampilkan pula pergeseran fungsi gedung dari keberadaan gedung ini dalam sejarah pergerakan nasional, termasuk transisinya dari gerakan religius ke arah perjuangan sosialis. Gedung ini bukan hanya saksi bisu perjuangan politik dan sosial, tetapi juga simbol kesadaran kolektif rakyat Indonesia dalam menuntut kemerdekaan dan keadilan. Dengan infografis ini, diharapkan generasi muda dapat mengenali pentingnya warisan sejarah lokal sebagai bagian dari identitas nasional.

🖼️ PNG 📁 17.92 MB
📸 20 foto
Menelusuri Warisan Candi Tugu: Letak, Bentuk, Sejarah, Mitos, dan Aturan Adat - 1
Menelusuri Warisan Candi Tugu: Letak, Bentuk, Sejarah, Mitos, dan Aturan Adat - 2
Menelusuri Warisan Candi Tugu: Letak, Bentuk, Sejarah, Mitos, dan Aturan Adat - 3
Menelusuri Warisan Candi Tugu: Letak, Bentuk, Sejarah, Mitos, dan Aturan Adat - 4
Menelusuri Warisan Candi Tugu: Letak, Bentuk, Sejarah, Mitos, dan Aturan Adat - 5
Menelusuri Warisan Candi Tugu: Letak, Bentuk, Sejarah, Mitos, dan Aturan Adat - 6
Menelusuri Warisan Candi Tugu: Letak, Bentuk, Sejarah, Mitos, dan Aturan Adat - 7
Menelusuri Warisan Candi Tugu: Letak, Bentuk, Sejarah, Mitos, dan Aturan Adat - 8
Menelusuri Warisan Candi Tugu: Letak, Bentuk, Sejarah, Mitos, dan Aturan Adat - 9
Menelusuri Warisan Candi Tugu: Letak, Bentuk, Sejarah, Mitos, dan Aturan Adat - 10
Menelusuri Warisan Candi Tugu: Letak, Bentuk, Sejarah, Mitos, dan Aturan Adat - 11
Menelusuri Warisan Candi Tugu: Letak, Bentuk, Sejarah, Mitos, dan Aturan Adat - 12
Menelusuri Warisan Candi Tugu: Letak, Bentuk, Sejarah, Mitos, dan Aturan Adat - 13
Menelusuri Warisan Candi Tugu: Letak, Bentuk, Sejarah, Mitos, dan Aturan Adat - 14
Menelusuri Warisan Candi Tugu: Letak, Bentuk, Sejarah, Mitos, dan Aturan Adat - 15
Menelusuri Warisan Candi Tugu: Letak, Bentuk, Sejarah, Mitos, dan Aturan Adat - 16
Menelusuri Warisan Candi Tugu: Letak, Bentuk, Sejarah, Mitos, dan Aturan Adat - 17
Menelusuri Warisan Candi Tugu: Letak, Bentuk, Sejarah, Mitos, dan Aturan Adat - 18
Menelusuri Warisan Candi Tugu: Letak, Bentuk, Sejarah, Mitos, dan Aturan Adat - 19
Menelusuri Warisan Candi Tugu: Letak, Bentuk, Sejarah, Mitos, dan Aturan Adat - 20
1/20
👤

CandiTugu

📅 12/07/2025

Menelusuri Warisan Candi Tugu: Letak, Bentuk, Sejarah, Mitos, dan Aturan Adat

Infografis ini menyajikan pengetahuan menyeluruh mengenai candi tugu, salah satu peninggalan sejarah penting yang berada di wilayah Semarang, Jawa Tengah. Infografis di desain untuk memudahkan pembaca memahami nilai sejarah, arsitektur, dan kekayaan budaya yang melekat pada Candi Tugu.

Infografis ini meliputi informasi-informasi yang menarik dan penting pastinya. Di mana dalam infografis menjelaskan mengenai letak dan bentuk dari candi tugu yang memiliki bentuk sederhana tetapi memiliki makna yang penting dari setiap struktur bangunannya, dalam infografis tersebut juga ditampilkan bahwa letak Candi Tugu cukup dekat dengan jalur Pantura, sehingga memudahkan akses bagi siapa pun yang ingin berkunjung ke situs bersejarah tersebut.

Infografis ini juga menampilkan foto atau replika candi tugu dari dahulu sampai sekarang, dengan tujuan agar pembaca mengetahui bentuk replika candi tugu yang sebenarnya. Meski sebagian ada yang rusak, struktur lain masih tetap dijaga dan dilindungi oleh masyarakat setempat.

Infografis ini juga menjelaskan bahwa terdapat sejarah singkat candi tugu, dimana tujuan kami agar pembaca mengetahui sejarah candi tugu dari masa Hindu yang mulai berkembang di wilayah Jawa Tengah bagian utara. Kemudian infografis menampilkan aturan adat dan tata krama yang harus dihormati, agar pembaca yang akan mengunjungi diharapkan dapat mengetahui aturan yang ada.

Candi Tugu Semarang bukan sekedar situs batu tua di tengah kota. Ia adalah saksi bisu pertemuan awal antara peradaban lokal dan kebudayaan Hindu yang membentuk dasar spiritual dan budaya masyarakat Jawa. Infografis ini hadir sebagai pengingat bahwa warisan leluhur, sekecil dan sesederhana apapun bentuk fisiknya, tetap memiliki makna besar dalam perjalanan sejarah bangsa.

🖼️ PNG 📁 33.73 MB
📸 16 foto
Menelusuri Jejak Arsitektur Belanda Gereja Blenduk Semarang - 1
Menelusuri Jejak Arsitektur Belanda Gereja Blenduk Semarang - 2
Menelusuri Jejak Arsitektur Belanda Gereja Blenduk Semarang - 3
Menelusuri Jejak Arsitektur Belanda Gereja Blenduk Semarang - 4
Menelusuri Jejak Arsitektur Belanda Gereja Blenduk Semarang - 5
Menelusuri Jejak Arsitektur Belanda Gereja Blenduk Semarang - 6
Menelusuri Jejak Arsitektur Belanda Gereja Blenduk Semarang - 7
Menelusuri Jejak Arsitektur Belanda Gereja Blenduk Semarang - 8
Menelusuri Jejak Arsitektur Belanda Gereja Blenduk Semarang - 9
Menelusuri Jejak Arsitektur Belanda Gereja Blenduk Semarang - 10
Menelusuri Jejak Arsitektur Belanda Gereja Blenduk Semarang - 11
Menelusuri Jejak Arsitektur Belanda Gereja Blenduk Semarang - 12
Menelusuri Jejak Arsitektur Belanda Gereja Blenduk Semarang - 13
Menelusuri Jejak Arsitektur Belanda Gereja Blenduk Semarang - 14
Menelusuri Jejak Arsitektur Belanda Gereja Blenduk Semarang - 15
Menelusuri Jejak Arsitektur Belanda Gereja Blenduk Semarang - 16
1/16
👤

GerejaBlenduk

📅 11/07/2025

Menelusuri Jejak Arsitektur Belanda Gereja Blenduk Semarang

Gereja Blenduk merupakan salah satu ikon bersejarah Kota Semarang. Gereja ini bukan hanya berfungsi sebagai tempat ibadah bagi umat Kristiani, tetapi juga menjadi simbol warisan arsitektur kolonial yang masih terjaga hingga kini. Gereja Blenduk pertama kali dibangun pada tahun 1753 dan telah mengalami beberapa kali renovasi hingga mencapai bentuk arsitektur bergaya neoklasik yang kita lihat sekarang. Bangunan ini dikenal dengan atap kubah besar serta menara kembar yang mencolok. Di dalam bangunan Gereja Blenduk juga terdapat berbagai ornamen-ornamen khas Belanda seperti orgel, jendela kaca, pilar-pilar tinggi bergaya Eropa, serta mimbar kayu asli yang masih terpelihara.

Melalui infografis ini teman-teman bisa mengenal lebih dekat arsitektur Gereja Blenduk dan juga bisa mengetahui bagaimana pengaruh Belanda dalam keindahan arsitektur gereja. Infografis ini memuat tiga aspek utama, yaitu sejarah bangunan Gereja Blenduk, proses pembangunan arsitekturnya, dan keunikan ornamen yang menghiasi bagian luar dan dalam bangunan yang memiliki makna tersendiri.

🖼️ JPG 📁 31.97 MB
📸 13 foto
Jejak Sejarah di Tengah Kota Lama: Gedung Marba - 1
Jejak Sejarah di Tengah Kota Lama: Gedung Marba - 2
Jejak Sejarah di Tengah Kota Lama: Gedung Marba - 3
Jejak Sejarah di Tengah Kota Lama: Gedung Marba - 4
Jejak Sejarah di Tengah Kota Lama: Gedung Marba - 5
Jejak Sejarah di Tengah Kota Lama: Gedung Marba - 6
Jejak Sejarah di Tengah Kota Lama: Gedung Marba - 7
Jejak Sejarah di Tengah Kota Lama: Gedung Marba - 8
Jejak Sejarah di Tengah Kota Lama: Gedung Marba - 9
Jejak Sejarah di Tengah Kota Lama: Gedung Marba - 10
Jejak Sejarah di Tengah Kota Lama: Gedung Marba - 11
Jejak Sejarah di Tengah Kota Lama: Gedung Marba - 12
Jejak Sejarah di Tengah Kota Lama: Gedung Marba - 13
1/13
👤

GedungMarba

📅 02/07/2025

Jejak Sejarah di Tengah Kota Lama: Gedung Marba

Gedung Marba merupakan bangunan bersejarah yang masuk dalam kawasan Kota Lama Semarang. Gedung tersebut berlokasi di Jalan Letjen Suprapto, Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, Jawa Tengah. Gedung Marba dibangun dengan diprakarsai oleh Marta Badjunet pada tahun 1904. Marta Badjunet adalah seorang saudagar kaya raya yang merupakan warga negara Yaman. Salah satu keunikan Gedung Marba adalah dinding bangunan yang dominan berwarna merah bata. Tembok bangunan ini disusun dengan tatanan batu bata tanpa plester dan dicat warna merah. Dan pada setiap ring maupun lis beton dicat dengan warna putih, sehingga nampak nuansa neo klasik di gedung ini.

🖼️ WEBP 📁 2.6 MB
📸 16 foto
Infografis Lawang Sewu - 1
Infografis Lawang Sewu - 2
Infografis Lawang Sewu - 3
Infografis Lawang Sewu - 4
Infografis Lawang Sewu - 5
Infografis Lawang Sewu - 6
Infografis Lawang Sewu - 7
Infografis Lawang Sewu - 8
Infografis Lawang Sewu - 9
Infografis Lawang Sewu - 10
Infografis Lawang Sewu - 11
Infografis Lawang Sewu - 12
Infografis Lawang Sewu - 13
Infografis Lawang Sewu - 14
Infografis Lawang Sewu - 15
Infografis Lawang Sewu - 16
1/16
👤

LawangSewu

📅 01/07/2025

Infografis Lawang Sewu

Monumen Lawang Sewu
Lawang Sewu adalah bangunan bersejarah yang terletak di Semarang, Jawa Tengah. Nama "Lawang Sewu" berarti "seribu pintu", merujuk pada banyaknya pintu dan jendela besar di bangunan ini. Dibangun pada awal abad ke-20 sebagai kantor pusat perusahaan kereta api Belanda (NIS), Lawang Sewu kini menjadi salah satu ikon wisata sejarah di Indonesia. Arsitekturnya bergaya Eropa dengan sentuhan lokal, menyimpan nilai historis tinggi, terutama dalam perjuangan kemerdekaan dan perkembangan perkeretaapian di Indonesia. Saat ini, Lawang Sewu difungsikan sebagai museum dan lokasi edukasi sejarah.

🖼️ JPEG 📁 2.69 MB
📸 14 foto
Sam Poo Kong: Jejak Sejarah dan Harmoni Multikultural - 1
Sam Poo Kong: Jejak Sejarah dan Harmoni Multikultural - 2
Sam Poo Kong: Jejak Sejarah dan Harmoni Multikultural - 3
Sam Poo Kong: Jejak Sejarah dan Harmoni Multikultural - 4
Sam Poo Kong: Jejak Sejarah dan Harmoni Multikultural - 5
Sam Poo Kong: Jejak Sejarah dan Harmoni Multikultural - 6
Sam Poo Kong: Jejak Sejarah dan Harmoni Multikultural - 7
Sam Poo Kong: Jejak Sejarah dan Harmoni Multikultural - 8
Sam Poo Kong: Jejak Sejarah dan Harmoni Multikultural - 9
Sam Poo Kong: Jejak Sejarah dan Harmoni Multikultural - 10
Sam Poo Kong: Jejak Sejarah dan Harmoni Multikultural - 11
Sam Poo Kong: Jejak Sejarah dan Harmoni Multikultural - 12
Sam Poo Kong: Jejak Sejarah dan Harmoni Multikultural - 13
Sam Poo Kong: Jejak Sejarah dan Harmoni Multikultural - 14
1/14
👤

KlentengSamPoKong

📅 01/07/2025

Sam Poo Kong: Jejak Sejarah dan Harmoni Multikultural

Sam Poo Kong bukan sekadar kelenteng, tetapi juga simbol warisan sejarah, budaya, dan toleransi di Kota Semarang. Situs ini menandai persinggahan Laksamana Zheng He (Cheng Ho), pelaut Muslim dari Tiongkok yang memimpin ekspedisi damai ke Asia Tenggara pada abad ke-15. Di tempat inilah jejak awal hubungan diplomatik dan budaya antara Tiongkok dan Nusantara tercatat.

Bangunan Sam Poo Kong menampilkan arsitektur yang memadukan unsur Tionghoa, Jawa, dan nuansa Islami, mencerminkan semangat inklusivitas dan akulturasi budaya yang kuat. Tempat ini tidak hanya digunakan untuk peribadatan umat Konghucu, tetapi juga dikunjungi oleh masyarakat lintas etnis dan agama sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai sejarah dan spiritualitas.

Melalui infografis ini, pengunjung akan diajak mengenal lebih dekat sejarah Sam Poo Kong, sosok inspiratif Zheng He, detail arsitektur yang unik, nilai-nilai multikultural yang hidup hingga kini, serta fakta-fakta menarik yang membuat Sam Poo Kong menjadi destinasi budaya dan religi yang istimewa.

🖼️ PNG 📁 16.94 MB